Protein merupakan
salah satu dari biomolekul raksasa, selain polisakarida, lipid, dan polinukleotida,
yang merupakan penyusun utama makhluk hidup. Selain itu, protein merupakan salah satu molekul yang paling banyak diteliti dalam biokimia. Protein
ditemukan oleh Jöns Jakob Berzelius pada
tahun 1838.
Dari
makanan kita memperoleh protein, namun sebelum diserap oleh tubuh, seluruh
protein harus dipecah lebih dulu menjadi asam amino. Proses ini terjadi di
dalam usus kecil. Lalu dari situlah pecahan protein ini diangkut melalui
peredaran darah ke hati di mana protein itu diubah dan disimpan serta siap
untuk digunakan saat diperlukan tubuh. Di setiap jaringan, pecahan protein ini
pada akhirnya akan disenyawakan kembali dengan sejenis protein yang diperlukan
bagi sel.
Fungsi
protein
Protein
akan terus diperlukan untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Protein penting
untuk pembentukan tulang dan otot pada anak-anak yang sedang dalam masa
pertumbuhan dan juga diperlukan untuk seumur hidup. Tanpa protein, tidak akan
hidup sehat seseorang.
Fungsi
utama protein :
-
Pembentukan tulang dan otot
-
Sumber energi dan sebagai cadangan makanan
-
Pembetukan dan perbaikan sel dan jaringan
-
Pengatur keseimbangan kadar asam basa dalam sel
-
Sebagai sintesis hormon,enzim, dan antibodi
-
Menjaga kekebalan tubuh (sistem imunitas)
Setiap
orang dewasa sedikitnya harus mengonsumsi 1 g protein per kg berat tubuhnya.
Jadi bila berat tubuh seseorang adalah 55 kg, artinya ia harus mendapatkan
protein sebanyak 55 g dalam sehari. Namun ini hanya angka kecukupan umum, dan
bisa berbeda pada setiap orang. Seperti pada wanita hamil dan olahragawan, mereka akan
lebih banyak membutuhkan jumlah protein dari biasanya.
Akibat kekurangan protein :
-
Gangguan pertumbuhan
-
Mudah terkena infeksi
-
Kwashiorkor (busung lapar)
-
Marasmus dan bisa berujung pada kematian
-
Kerontokan rambut (rambut banyak mengandung protein dan keratin)
PERMASALAHAN :
mengapa kekurangan protein dapat menyebabkan kerontokan pada rambut?
assalamualaikum wr.wb
BalasHapusmenurut saya itu karena, protein pada rambut ialah keratin. Keratin pada rambut agak lentur dan mudah diulur disebabkan adanya ikatan hidrogen yang terjalin menjadi satu membentuk selembar tali. Beberapa lembar tali bergabung menjadi satu membentuk rambut. Semakin banyak keratin/protein rambut akan semakin kuat begitu pula sebaliknya.
Semoga membantu.. :)
Assalamualaikum wr.wb
BalasHapusefek samping pada terjadinya kekurangan protein sehingga berkurang pula kalori dan nutrisi rambut, sehingga rambut jadi tidak sehat, lemah dan pada akhirnya rontok, solusinya coba konsumsi makanan yang seimbang dan bergizi tinggi.