Senin, 16 Juni 2014

PROTEIN



Protein merupakan salah satu dari biomolekul raksasa, selain polisakarida, lipid, dan polinukleotida, yang merupakan penyusun utama makhluk hidup. Selain itu, protein merupakan salah satu molekul yang paling banyak diteliti dalam biokimia. Protein ditemukan oleh Jöns Jakob Berzelius pada tahun 1838.
Dari makanan kita memperoleh protein, namun sebelum diserap oleh tubuh, seluruh protein harus dipecah lebih dulu menjadi asam amino. Proses ini terjadi di dalam usus kecil. Lalu dari situlah pecahan protein ini diangkut melalui peredaran darah ke hati di mana protein itu diubah dan disimpan serta siap untuk digunakan saat diperlukan tubuh. Di setiap jaringan, pecahan protein ini pada akhirnya akan disenyawakan kembali dengan sejenis protein yang diperlukan bagi sel.
Fungsi protein

Protein akan terus diperlukan untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Protein penting untuk pembentukan tulang dan otot pada anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan juga diperlukan untuk seumur hidup. Tanpa protein, tidak akan hidup sehat seseorang.
Fungsi utama protein :
- Pembentukan tulang dan otot
- Sumber energi dan sebagai cadangan makanan
- Pembetukan dan perbaikan sel dan jaringan
- Pengatur keseimbangan kadar asam basa dalam sel
- Sebagai sintesis hormon,enzim, dan antibodi
- Menjaga kekebalan tubuh (sistem imunitas)
Setiap orang dewasa sedikitnya harus mengonsumsi 1 g protein per kg berat tubuhnya. Jadi bila berat tubuh seseorang adalah 55 kg, artinya ia harus mendapatkan protein sebanyak 55 g dalam sehari. Namun ini hanya angka kecukupan umum, dan bisa berbeda pada setiap orang. Seperti pada wanita hamil dan olahragawan, mereka akan lebih banyak membutuhkan jumlah protein dari biasanya.

Akibat kekurangan protein :
- Gangguan pertumbuhan
- Mudah terkena infeksi
- Kwashiorkor (busung lapar)
- Marasmus dan bisa berujung pada kematian
- Kerontokan rambut (rambut banyak mengandung protein dan keratin)

PERMASALAHAN : mengapa kekurangan protein dapat menyebabkan kerontokan pada rambut?

2 komentar:

  1. assalamualaikum wr.wb
    menurut saya itu karena, protein pada rambut ialah keratin. Keratin pada rambut agak lentur dan mudah diulur disebabkan adanya ikatan hidrogen yang terjalin menjadi satu membentuk selembar tali. Beberapa lembar tali bergabung menjadi satu membentuk rambut. Semakin banyak keratin/protein rambut akan semakin kuat begitu pula sebaliknya.

    Semoga membantu.. :)

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum wr.wb
    efek samping pada terjadinya kekurangan protein sehingga berkurang pula kalori dan nutrisi rambut, sehingga rambut jadi tidak sehat, lemah dan pada akhirnya rontok, solusinya coba konsumsi makanan yang seimbang dan bergizi tinggi.

    BalasHapus