Ujian Akhir Semester
Kimia Organik II
Dosen Pengampu : Dr. Syamsurizal, M. Si
Nama : YULIANA YANTI
NIM : RRA1C112011
Kelas : Reguler Mandiri
Soal :
1. Dari cara kerja hormon insulin, Apa idenya untuk membuat hormon insulin buatan ?
jawab:
Hormone
insulin adalah salah satu hormon yang dibutuhkan oleh tubuh yang
diproduksi oleh sel beta di dalam pankreas dan digunakan untuk mengontrol kadar
glukosa dalam darah. Insulin termasuk hormon polipeptida yang awalnya
diekstraksi dari pankreas babi maupun sapi, tetapi kini telah dapat disintesis
dengan teknologi rekombinan DNA menggunakan Bakteri E.coli.
Tubuh
kita memerlukan energi untuk beraktivitas, makanan merupakan sumber energi
tubuh. Makanan yang kita makan selanjutnya akan diolah oleh tubuh, dalam hal
ini hati. Hati mengolah makan dalam darah menjadi salah satunya gula darah. Gula darah ini ada yang disimpan dan ada
yang digunakan. Nah, insulinlah yang kemudian berperan untuk mengolah gula
darah menjadi zat yang mudah diserap oleh tubuh. Jika gula darah digunakan,
insulin akan menurunkan gula darah melalui tiga cara: meningkatkan jumlah gula
dalam hati dengan merubahnya menjadi glikogen, merangsang sel tubuh agar
menyerap gula dalam jumlah yang banyak, dan mencegah hati agar tidak
mengeluarkan banyak gula.
Kita tahu bahwa insulin berperan
penting dalam mengolah gula darah menjadi energi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Jika darah dalam tubuh kita mengandung kadar gula yang tinggi, kita mengalami
diabetes. Jika tubuh menderita diabetes, tubuh akan memiliki masalah dalam
merespon dan memproduksi insulin. Gula darah yang tinggi merangsang pankreas
untuk menghasilkan insulin dalam jumlah yang tinggi. Jika hal ini berlangsung
lama akan terjadi resistensi insulin, yaitu menurunnya kerja pankreas dalam
menghasilkan insulin. Hal ini mengacu terjadinya diabetes melitus tipe 2.
Penderita
penyakit diabetes mellitus atau kencing manis tubuhnya tidak dapat membuat hormon
insulin di pankreas sehingga gula yang ada di dalam tubuhnya tidak mampu
diproses dengan baik yang akhirnya menciptakan gangguan kesehatan yang cukup
serius yang mungkin akan diderita sepanjang hidup karena sulit disembuhkan.
Namun ada beberapa ide untuk
menggantikan fungsi insulin yang baik dikonsumsi bagi penderita diabetes yaitu ada pada makanan-makanan yang dapat membantu tubuh kita dalam
menggantikan peran insulin yang sangat diperlukan oleh tubuh kita. Yang paling
bagus adalah kulit kacang polong yang merupakan pengganti insulin yang paling
baik dan alami tanpa banyak efek samping. Sedangkan makanan lainnya yang
direkomendasikan rajin dimakan penderita diabetes melitus adalah seperti
ketimun, bawang merah, bawang putih, seledri, kacang panjang, dan lain sebagainya.
Namun ada beberapa ide untuk menggantikan fungsi insulin yang baik dikonsumsi bagi penderita diabetes yaitu ada pada makanan-makanan yang dapat membantu tubuh kita dalam menggantikan peran insulin yang sangat diperlukan oleh tubuh kita. Yang paling bagus adalah kulit kacang polong yang merupakan pengganti insulin yang paling baik dan alami tanpa banyak efek samping. Sedangkan makanan lainnya yang direkomendasikan rajin dimakan penderita diabetes melitus adalah seperti ketimun, bawang merah, bawang putih, seledri, kacang panjang, dan lain sebagainya.
2. Jelaskan apa protein yang berperan penting dalam pertumbuhan rambut dan faktor apa yang menyebabkan kebotakan ?
jawab:
Protein
yang berperan dalam pertumbuhan rambut ialah protein keratin. Keratin
adalah keluarga dari protein skleroprotein. Keratin merupakan materi dasar penyusun
lapisan kulit manusia. Keratin juga merupakan materi dasar penyusun rambut dan kuku.
Rambut pada dasarnya adalah
keratin, yaitu sejenis protein yang juga sama ditemukan pada kulit dan kuku.
Warna alami pada rambut bergantung pada perbandingan dan jumlah dari 2 jenis
protein yang terkandung di dalamnya. Dua jenis protein tersebut bernama
Eumelanin dan Phaeomelanin. Eumelanin adalah zat yang berperan pada pewarnaan
rambut coklat ke corak hitam sedangkan,feomelanin itu sendiri merupakan produk
antara produksi eumelanin, yang bereaksi dengan asam amino sistein. Asam amino
sistein mengandung atom sulfur; Phaeomelanin berperan pada pewarnaan rambut keemasan,
kuning jahe, dan merah. Ketidakikutsertaan salah satu dari melanin tersebut
akan mengakibatkan warna putih atau abu-abu pada rambut.
Faktor-faktor yang menyebabkan
kebotakan:
Faktor turunan, American Academy of Family
Physicians menyatakan bahwa penyebab kebotakan yang paling umum adalah
karena faktor keturunan. Jika orang tua mengalami kebotakan maka
kemungkinan salah satu anaknya ada yang mengalami kebotakan juga.
- 1.Hormon yang tidak seimbang, penyebab kebotakan karena
hormon yang tidak seimbang seperti androgens dan estrogens atau tidak
terlalu aktifnya kelenjar tiroid. Kondisi hormonal ini bisa diatasi dengan
mengunjungi dokter dan melakukan perawatan.
- 2.Efek setelah operasi, American Academy of Family
Physicians mengatakan bahwa kebotakan kadang-kadang terjadi tiga atau
empat bulan setelah menjalani operasi besar. Namun, setelah beberapa waktu
berlalu rambut bisa tumbuh kembali.
- 3.Pengaruh obat-obatan, beberapa pengobatan seperti
pengencer darah, pengobatan untuk tulang, kemoterapi dan obat antidepresi
bisa menyebabkan rambut rontok yang dapat memicu kebotakan.
- 4.Akibat infeksi jamur, infeksi jamur yang terjadi di
kulit kepala bisa menyebabkan kebotakan, sebaiknya segera diobati dengan
obat anti jamur atau berkonsultasi dengan dokter kulit.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kebotakan,
kecuali untuk faktor-faktor tertentu yang memang tidak bisa dicegah. Untuk
mencegah kebotakan ikuti beberapa langkah berikut ini:
- 1.Awali pagi Anda dengan mengkonsumsi makanan yang sehat
dan seimbang. Dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, akan memberikan
nutrisi yang bisa melindungi kulit kepala dan kantung rambut. Makanan yang
mengandung protein tinggi sangat baik untuk pertumbuhan rambut dan kuku.
- 2.Cobalah untuk lebih banyak mengkonsumsi air putih. Air
adalah salah satu cairan yang dibutuhkan oleh tubuh termasuk rambut,
karena kulit kepala akan menjadi lebih sehat jika banyak air putih yang
masuk ke dalam tubuh.
- 3.Konsumsilah multivitamin. Khususnya yang mengandung
nutrisi seperti beta karoten yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perawatan
rambut.
- 4.Minum vitamin B kompleks karena mengandung protein
tinggi yang baik untuk rambut, kuku dan kulit. Jika kulit sehat, maka akan
membuat kulit kepala menjadi lebih sehat sehingga mencegah kebotakan dan
mendorong pertumbuhan rambut.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kebotakan, kecuali untuk faktor-faktor tertentu yang memang tidak bisa dicegah. Untuk mencegah kebotakan ikuti beberapa langkah berikut ini:
3. Bagaimana mengkonversi lemak majemuk menjadi lemak sederhana ?
jawab:
lemak
sederhana: kelompok ini disebut juga
homolipida yaitu suatu bentuk ester yang mengandung karbon, hydrogen, dan
osigen. Jika dihidrolisis, lipid yang termasuk ini hanya menghasilkan asam
lemak dan alcohol. Lipid sederhana dapat dibagi kedalam golongan lemak, ester
asam lemak,gliserol,lilin
Lemak
majemuk: kelompok ini berupa ester asam
lemak dengan alcohol yang mengandung gugus lain, contohnya fosfolipida,
glikolipida, sulfolipida, lipida,
lipoprotein.
ketika tubuh memerlukan energy, baik
trigliserida, HDL, dan LDL, akan diurai dalam sitoplasma melalui proses
dehidrogenasi kembali menjadi gliserol dan asam lemak. lebih lanjut gliserol
dikonversi menjadi dihidroksiaketon, kemudian menjadi dihidroksiaketon fosfat
dan masuk ke dalam proses glikolisis sedangkan asam lemak akan dikonversi di
dalam mitokondria dengan proses oksidasi dengan bantuan asetil-KoA menjadi
adenosine trifosfat, karbondioksida dan air.
Saat makanan yang mengandung lemak
masuk kedalam tubuh, maka lemak tersebut akan diubah menjadi gliserol dan asam
lemak oleh enzim lipase (enzim yang dihasilkan oleh pankreas) tujuannya
yaitu supaya senyawa lemak yang masuk tadi bisa diserap oleh tubuh.
Lemak: lemak+empedu →emulsi
lemak lipase→ asam lemak +
gliserol
Zat makanan dapat diserap oleh usus
halus melalui proses pemecahan makanan dari bentuk kompleks menjadi bentuk yang
lebih sederhana.
1. Karbohidrat yang berupa gula majemuk diubah menjadi gula sederhana.
2. Protein diubah menjadi asam amino.
3. Lemak diubah menjadi asam lemak dan gliserol.
Fosfolipid + H2O menghasilkan asam lemak +
alkohol + asam fosfat + senyawa nitrogen.
Glikolipid + H2O menghasilkan asam lemak + karbohidrat + sfingosin.
Lemak
yang merupakan simpanan energy berupa jaringan lemak. Pelepasan energy yang
terdapat dalam lemak simpanan didahului oleh perubahan lemak kedalam bentuk
metabolic yang dapat diuraikan.
1. Karbohidrat yang berupa gula majemuk diubah menjadi gula sederhana.
2. Protein diubah menjadi asam amino.
3. Lemak diubah menjadi asam lemak dan gliserol.
Glikolipid + H2O menghasilkan asam lemak + karbohidrat + sfingosin.
4. Komformasi protein sangat menentukan fungsi biologis dari protein tersebut. Bila suatu protein terdenaturasi , Jelaskan dampak penurunan fungsi biologis protein tersebut ?
jawab:
Denaturasi
protein merupakan suatu proses dimana
terjadi perubahan atau modifikasi terhadap konformasi protein, lebih tepatnya
terjadi pada struktur tersier maupun kuartener dari protein. Pada struktur
tersier protein misalnya, terdapat empat jenis interaksi pada rantai samping
seperti ikatan hidrogen, jembatan garam, ikatan disulfida, interaksi non polar
pada bagian non hidrofobik. Adapun penyebab dari denaturasi protein bisa
berbagai macam, antara lain panas, alkohol, asam-basa, maupun logam berat.
Ciri-ciri suatu protein yang
mengalami denaturasi:
a.
perubahan struktur fisiknya, protein
yang terdenaturasi biasanya mengalami pembukaan lipatan pada bagian-bagian
tertentu. Selain itu, protein yang terdenaturasi akan berkurang kelarutannya.
Lapisan molekul yang bagian hidrofobik akan mengalami perubahan posisi dari
dalam ke luar, begitupun sebaliknya. Hal ini akan membuat perubahan kelarutan.
b.
penyebab denaturasi protein juga
mengakibatkan ciri denaturasi yang spesifik. Panas, misalnya. Panas dapat
mengacaukan ikatan hidrogen dari protein namun tidak akan mengganggu ikatan
kovalennya. Hal ini dikarenakan dengan meningkatnya suhu akan membuat energi
kinetik molekul bertambah
c.
Selain itu bentuk protein yang terdenaturasi
dan tidak teratur juga sebagai tanda bahwa entropi bertambah. Entropi sendiri
merupakan derajat ketidakteraturan, semakin tidak teratur maka entropi akan
bertambah. Pemanasan juga dapat mengakibatkan kemampuan protein untuk mengikat
air menurun dan menyebabkan terjadinya koagulasi.
d.
Selain oleh panas, asam dan basa
juga dapat membuat protein terdenaturasi. Seperti telah diketahui bahwa protein
dapat membentuk struktur zwitter ion.
Protein juga memiliki titik isoelektrik dimana jumlah muatan positif dan muatan
negatif pada protein adalah sama. Pada saat itulah, protein dapat terdenaturasi
yang ditandai dengan membentuk gumpalan dan larutannya menjadi keruh. Pada saat
ini entalpi pelarutannya akan menjadi tinggi, karena jumlah kalor yang
dibutuhkan untuk melarutkan sejumlah protein akan bertambah. Mekanismenya
adalah penambahan asam dan basa dapat mengacaukan jembatan garam yang terdapat
pada protein. Ion positif dan negatif pada garam dapat berganti pasangan dengan
ion positif dan negatif dari asam ataupun basa sehingga jembatan garam pada
protein yang merupakan salah satu jenis interaksi pada protein, menjadi kacau
dan protein dapat dikatakan terdenaturasi.
e.
Bentuk protein terdenaturasi yang
mengendap ini juga dapat diakibatkan oleh pengaruh logam-logam berat. Dengan
adanya logam-logam berat itu akan terbentuk kompleks garam protein-logam.
Kompleks inilah yang membuat protein akan sulit untuk larut. Dan sama dengan
ketika protein terdenaturasi akibat asam dan basa, entalpi pelarutannya akan
naik.
f.
Gangguan pada ikatan disulfida
selain disebabkan oleh logam berat juga dapat disebabkan oleh agen-agen
pereduksi. Agen pereduksi ini bisa menyebabkan ikatan disulfida putus dan dapat
membentuk gugus tiol (-SH) dengan penambahan atom hidrogen. Selain ikatan disulfida,
ikatan lain yang apabila terganggu dapat menyebabkan denaturasi protein adalah
ikatan hidrogen. Dengan adanya alkohol dapat merusak ikatan hidrogen antar
rantai samping dalam struktur tersier suatu protein.
g.
Selain itu, alkohol juga dapat
mendenaturasi protein. Alkohol seperti kita ketahui umumnya terdapat kadar 70%
dan 95%. Alkohol 70% bisa masuk ke dinding sel dan dapat mendenaturasi protein
di dalam sel. Sedangkan alkohol 95% mengkoagulasikan protein di luar dinding
sel dan mencegah alkohol lain masuk ke dalam sel melalui dinding sel. Sehingga
yang digunakan sebagai disinfektan adalah alkohol 70%. Alkohol mendenaturasi
protein dengan memutuskan ikatan hidrogen intramolekul pada rantai samping
protein. Ikatan hidrogen yang baru dapat terbentuk antara alkohol dan rantai
samping protein tersebut.
5. Bagaimana menggunakan energi dari lemak untuk berolahraga jelaskan secara kimia ?
jawab:
energy dari lemak untuk berolaraga dapat diperoleh
dari proses metabolisme lemak/lipid dalam tubuh. Yang mana proses nya saya
jelaskan dibawah ini:
MACAM LEMAK
·
Lemak biologis yang terpenting: lemak netral (trigliserida), fosfolipid,
steroid
·
Asam lemak:
1.
Asam palmitat: CH3(CH2)14-COOH
2.
Asam stearat: CH3(CH2)16-COOH
3.
Asam oleat: CH3(CH2)7CH=CH(CH2)7COOH
·
Trigliserida: ester gliserol + 3 asam lemak
·
Fosfolipid: ester gliserol + 2 asam lemak + fosfat
·
Steroid: kolesterol dan turunanya (hormon steroid, asam lemak dan vitamin)
ABSORPSI LEMAK
·
Lemak diet diserap dalam bentuk: kilomikron → diabsorpsi usus halus masuk ke
limfe (ductus torasikus) → masuk darah
·
Kilomikron dalam plasma disimpan dalam jaringan lemak (adiposa) dan hati
·
Proses penyimpananya: kilomikron dipecah oleh enzim lipoprotein lipase (dalam
membran sel) → asam lemak dan gliserol
·
Didalam sel asam lemak disintesis kembali jadi trigliserida (simpanan lemak)
MACAM LEMAK PLASMA
·
Asam lemak bebas (FFA= free fatty acid) → ada dalam plasma darah dan terikat
dengan albumin
·
Kolesterol, trigliserida dan fosfolipid → dalam plasma berbentuk lipoprotein
1.
Kilomikron
2.
VLDL: very low density lipoprotein
3.
IDL: intermediate density lipoprotein
4.
LDL: low density lipoprotein
5.
HDL: high density lipoprotein
ASAM LEMAK BEBAS
·
Bila lemak sel akan digunakan untuk energi → simpanan lemak (trigliserida)
dihidrolisis menjadi asam lemak dan gliserol (oleh enzim lipase sel)
·
Asam lemak berdiffusi masuk aliran darah sebagai asam lemak bebas (Free Fatty
Acid) dan berikatan dengan albumin plasma
PENGGUNAAN FFA SEBAGAI ENERGI
·
FFA dalam plasma dibawa ke mitokondria dengan carrier Karnitin
·
FFA dalam sel dipecah menjadi asetil koenzim-A dengan beta oksidasi
·
Asetil koenzim-A hasil beta oksidasi → masuk siklus Krebs untuk diubah
menjadi H dan CO2
METABOLISME
LEMAK
Ada 3 fase:
1.
β oksidasi
2.
Siklus Kreb
3.
Fosforilasi Oksidatif
BETA OKSIDASI
·
Proses pemutusan/perubahan asam lemak → asetil co-A
·
Asetil co-A terdiri 2 atom C → sehingga jumlah asetil co-A yang dihasilkan =
jumlah atom C dalam rantai carbon asam lemak : 2
·
Misal: asam palmitat (C15H31COOH) → β oksidasi → ?? asetil co-A
SIKLUS KREBS
·
Proses perubahan asetil ko-A → H + CO2
·
Proses ini terjadi didalam mitokondria
·
Pengambilan asetil co-A di sitoplasma dilakukan oleh: oxalo asetat → proses
pengambilan ini terus berlangsung sampai asetil co-A di sitoplasma habis
·
Oksaloasetat berasal dari asam piruvat
·
Jika asupan nutrisi kekurangan KH → kurang as. Piruvat → kurang oxaloasetat
KETOSIS
·
Degradasi asam lemak → Asetil KoA terjadi di Hati, tetapi hati hanya mengunakan
sedikit asetil KoA → akibatnya sisa asetil KoA berkondensasi membentuk Asam
Asetoasetat
·
Asam asetoasetat merupakan senyawa labil yang mudah pecah menjadi: Asam β
hidroksibutirat dan Aseton.
·
Ketiga senyawa diatas (asam asetoasetat, asam β hidroksibutirat dan aseton)
disebut BADAN KETON.
·
Adanya badan keton dalam sirkulasi darah disebut: ketosis
·
Ketosis terjadi saat tubuh kekurangan karbohidrat dalam asupan makannya →
kekurangan oksaloasetat
·
Jika Oksaloasetat menurun → maka terjadi penumpukan Asetil KoA didalam aliran
darah → jadi badan keton → keadaan ini disebut KETOSIS
·
Badan keton merupakan racun bagi otak → mengakibatkan Coma, karena sering
terjadi pada penderita DM → disebut Koma Diabetikum
·
Ketosis terjadi pada keadaan :
·
Kelaparan
·
Diabetes Melitus
·
Diet tinggi lemak, rendah karbohidrat
RANTAI RESPIRASI
·
H adalah hasil utama dari siklus Krebs ditangkap oleh carrier NAD menjadi NADH
·
H dari NADH ditransfer ke → Flavoprotein → Quinon → sitokrom b → sitokrom c
→sitokrom aa3 → terus direaksikan dengan O2 → H2O + Energi
·
Rangkaian transfer H dari satu carrier ke carrier lainya disebut Rantai
respirasi
·
Rantai Respirasi terjadi didalam mitokondria → transfer atom H antar carrier
memakai enzim Dehidrogenase → sedangkan reaksi H + O2 memakai enzim Oksidase
Urutan carrier dalam rantai respirasi adalah: NAD → Flavoprotein → Quinon →
sitokrom b → sitokrom c → sitokrom aa3 → direaksikan dengan O2 → H2O + Energi
FOSFORILASI OKSIDATIF
·
Dalam proses rantai respirasi dihasilkan energi yang tinggi → energi tsb
ditangkap oleh ADP untuk menambah satu gugus fosfat menjadi ATP
·
Fosforilasi oksidatif adalah proses pengikatan fosfor menjadi ikatan berenergi
tinggi dalam proses rantai respirasi
·
Fosforilasi oksidatif → proses merubah ADP → ATP (dengan menngunakan energi
hasil reaksi H2 + O2 → H2O + E)
PENGATURAN
HORMON ATAS PENGGUNAAN
Penggunaan lemak tubuh terjadi pada saat kita gerak badan berat
·
Gerak badan berat menyebabkan pelepasan epineprin dan nor epineprin
·
Kedua hormon diatas mengaktifkan lipase trigliserida yang sensitif hormon →
pemecahan trigliserida → asam lemak
·
Asam lemak bebas (FFA) dilepas ke darah dan siap untuk dirubah jadi energi
MACAM LEMAK
ABSORPSI LEMAK
MACAM LEMAK PLASMA
ASAM LEMAK BEBAS
PENGGUNAAN FFA SEBAGAI ENERGI
Ada 3 fase:
BETA OKSIDASI
SIKLUS KREBS
RANTAI RESPIRASI
Urutan carrier dalam rantai respirasi adalah: NAD → Flavoprotein → Quinon → sitokrom b → sitokrom c → sitokrom aa3 → direaksikan dengan O2 → H2O + Energi
FOSFORILASI OKSIDATIF